Rabu, 05 Juni 2013

Sekilas Desa Tunggu Beserta Foto

Masjid "Islakhul Aklaqiyah"

Desa Tunggu terletak di tengah- tengah Desa.
  Kata "masjid" dalam berbagai bentuknya terulang sebanyak 28 kali dalam Al-Quranul Karim. Berasal dari akar kata: sajada-yasjudu-sujudan, yang secara etimologis berarti tunduk, patuh dengan mengakui segala kekurangan, kelemahan dihadapan Yang Maha Kuasa dan Sempurna. Rasulullah SAW berkata dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Muslim: “Yang paling dekat keadaan salah seorang diantara kamu dari Tuhannya adalah ketika ia sujud.”
Banyak fungsi dari masjid: 
Semua muslim yang telah baligh atau dewasa harus menunaikan salat lima kali sehari. 

Embung/ Tandon Air
Embung atau tandon air merupakan waduk berukuran mikro yang dibangun untuk menampung kelebihan air hujan dan aliran permukaan air di wilayah sekitarnya di musim hujan untuk dapat menyediakan sumber air irigasi pertanian khususnya persawahan.
Persyaratan lokasi pembuatan embung adalah bahwa lokasi berada didaerah/ sekitar daerah pertanian yang memerlukan pasokan air dan terdapat sumber air yang dapat ditampung baik berupa aliran permukaan saat hujan, mata air, parit atau sungai kecil dengan volume air yang memadai. Selain itu harus mempunyai daerah tangkapan air, agar volume air yang masuk ke embung mencukupi serta terdapat alur./ cekungan tempat melintas/ berkumpul air yang memudahkan menampung air .

Pengajian Akbar

 Masyarakat Desa Tunggu yang mayorias Muslim, sering mengadakan pengajian yang di adakan di masjid maupun di rumah-rumah. Pengajian merupakan kelompok atau jama’ah yang berupaya untuk belajar tentang agama. Sebab pengajian merupakan kelompok dari masyarakat yang berarti milik masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu hakekat dari kegiatan atau aktivitas pengajian itu sendiri adalah pembangunan nilai-nilai agama.Adapun majelis ta’lim atau pengajian merupakan bersifat pendidikan kepada umum.








0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda